Pernah dengar tentang Amrozi? yang pasti hampir seluruh orang Indonesia dan bahkan seluruh dunia tahu siapa itu Amrozi, yaitu tukang teroris ataupun tukang nge-Bom. Kemudian yang kedua adalah mbah Roso. Mungkin bagi yang sering nonton TV akan tahu siapa itu mbah roso, yaitu tukang ramal yang akhir-akhir ini sering muncul di iklan2 televisi dengan gaya "Ketik REG[spasi]PRIMBON, kirim ke no sekian2".
Nahh.. kenapa saya sebut Amrozi cs VS mbah Roso cs., mari kita perhatikan beberapa hal yang menyangkut kedua tokoh terkenal tersebut.
Apabila ditelusuri secara mendalam secara islam, kedua orang ini beserta kru dan cs-annya sangat menyesatkan dan bahkan merugikan umat manusia terutama umat muslim. kenapa demikian?
Yang pertama kita bahas dulu tentang Amrozi cs. Mungkin Amrozi cs akan bangga dengan jihadnya terhadap kaum kafir, tetapi apakah ini sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW. Tidak semua jenis orang kafir harus dan boleh diperangi. Orang kafir yang dalam perjanjian dan perlindungan pemerintah muslimin tidak boleh sama sekali untuk diganggu apalagi diperangi dan dibunuh. Perhatikan Hadits Shahih berikut ini
“Barangsiapa membunuh seorang mu’ahid (orang kafir yang ada ikatan perjanjian) maka ia tidak akan mencium bau surga, padahal baunya bisa dirasakan dari jarak sejauh 40 tahun perjalanan.” (HR. Bukhori)
Jadi jelas bahwa ketika terjadi bom bali Amrozi membunuh orang2 kafir yang dilarang di bunuh ini. Sedangkan orang2 kafir yang boleh di bunuh atau jihad melawan mereka adalah tatkala mereka menyerang umat muslim, kemudian orang2 kafir saat terjadi pengeboman apakah mereka menyerang umat muslim? jelas tidak. Disini mungkin yang perlu Amrozi perhatikan, camkan baik2, dan semoga teman2nya Amrozi yg masih hidup memperhatikan hadits shahih diatas.
Ketika terjadi pengeboman, apakah Amrozi betul2 yakin bahwa diantara mereka tidak ada orang sesama muslimnya? Apabila diantara mereka ada orang muslimnya Amrozi telah melakukan kesalahan lagi. perhatikan arti dari firman Allah berikut ini
Allah berfirman, “Dan barangsiapa membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya adalah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa’: 93)
Sangat jelas apabila yang namanya pengeboman itu dilakukan dengan sengaja dengan niat membunuh seseorang, kemudian apa jadinya apabila diantara mereka terdapat orang muslimnya, walaupun seorang saja? Jadi Apakah benar Amrozi yg katanya sangat sholeh tersebut betul-betul membela Islam, Lha wong memahami makna ayat diatas aja kayaknya tidak bisa. Bukannya membela Islam tetapi malah mencemarkan nama baik Islam.
Kemudian kesalahan Amrozi yang kedua adalah melakukan bom bunuh diri. Apakah dalam Islam "bunuh diri" dibenarkan? Jelas tidak. bunuh diri selamanya tidak bisa disamakan dengan mencari syahid. Sehingga peledakan dan bom bunuh diri itu adalah teror, bukan jihad. Perhatikan hadits berikut
"Orang yang melakukan bunuh diri dengan menikam dirinya dengan besi (pedang) yang ada ditangannya, maka dia akan ditikam dengan pedang itu pada tubuhnya di neraka dan dia tetap di dalamnya (di neraka) selamanya. Barangsiapa mengambil racun dan membunuh diri dengannya, maka dia akan meminum racun itu di neraka dan dia tetap berada di dalamnya (di neraka) selamanya. Barangsiapa melemparkan diri dari atas gunung dan membunuh dirinya dengan cara itu, maka dia akan jatuh di dalam neraka dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya." (Riwayat Al Bukhari)
Dengan memperhatikan hal-hal diatas, apakah Amrozi cs beserta fans-nya yang meng-elu-elukannya masih bangga dengan perbuatannya tersebut. Apakah mereka tidak takut dengan ancaman dosa tersebut. Sekali lagi buat para Amrozi cs beserta pengikutnya lebih baik kalian banyak belajar lagi tentang apa yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW, lha wong memahami Islam secara murni seperti apa yang diajarkan Rosulullah aja kalian tidak becus kok malah bikin onar dan malah perbuatan kalian sama saja menjelek-jelekkan Islam sendiri, bukannya membelanya.
Hal-hal diatas merupakan kejelekan Amrozi cs yg wajib kita jauhi. Kemudian tokoh yang kedua adalah mbah roso yg terkenal dengan iklan "ketik REG[spasi]PRIMBON nya". Tak jauh beda dengan Amrozi. mungkin bisa dikatakan lebih parah, lha kok bisa? berhubung saya masih jaga2 energi biar tidak cepat lelah, maka InsyaAllah saya lanjutkan ke postingan berikutnya....
Nahh.. kenapa saya sebut Amrozi cs VS mbah Roso cs., mari kita perhatikan beberapa hal yang menyangkut kedua tokoh terkenal tersebut.
Apabila ditelusuri secara mendalam secara islam, kedua orang ini beserta kru dan cs-annya sangat menyesatkan dan bahkan merugikan umat manusia terutama umat muslim. kenapa demikian?
Yang pertama kita bahas dulu tentang Amrozi cs. Mungkin Amrozi cs akan bangga dengan jihadnya terhadap kaum kafir, tetapi apakah ini sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW. Tidak semua jenis orang kafir harus dan boleh diperangi. Orang kafir yang dalam perjanjian dan perlindungan pemerintah muslimin tidak boleh sama sekali untuk diganggu apalagi diperangi dan dibunuh. Perhatikan Hadits Shahih berikut ini
“Barangsiapa membunuh seorang mu’ahid (orang kafir yang ada ikatan perjanjian) maka ia tidak akan mencium bau surga, padahal baunya bisa dirasakan dari jarak sejauh 40 tahun perjalanan.” (HR. Bukhori)
Jadi jelas bahwa ketika terjadi bom bali Amrozi membunuh orang2 kafir yang dilarang di bunuh ini. Sedangkan orang2 kafir yang boleh di bunuh atau jihad melawan mereka adalah tatkala mereka menyerang umat muslim, kemudian orang2 kafir saat terjadi pengeboman apakah mereka menyerang umat muslim? jelas tidak. Disini mungkin yang perlu Amrozi perhatikan, camkan baik2, dan semoga teman2nya Amrozi yg masih hidup memperhatikan hadits shahih diatas.
Ketika terjadi pengeboman, apakah Amrozi betul2 yakin bahwa diantara mereka tidak ada orang sesama muslimnya? Apabila diantara mereka ada orang muslimnya Amrozi telah melakukan kesalahan lagi. perhatikan arti dari firman Allah berikut ini
Allah berfirman, “Dan barangsiapa membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya adalah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa’: 93)
Sangat jelas apabila yang namanya pengeboman itu dilakukan dengan sengaja dengan niat membunuh seseorang, kemudian apa jadinya apabila diantara mereka terdapat orang muslimnya, walaupun seorang saja? Jadi Apakah benar Amrozi yg katanya sangat sholeh tersebut betul-betul membela Islam, Lha wong memahami makna ayat diatas aja kayaknya tidak bisa. Bukannya membela Islam tetapi malah mencemarkan nama baik Islam.
Kemudian kesalahan Amrozi yang kedua adalah melakukan bom bunuh diri. Apakah dalam Islam "bunuh diri" dibenarkan? Jelas tidak. bunuh diri selamanya tidak bisa disamakan dengan mencari syahid. Sehingga peledakan dan bom bunuh diri itu adalah teror, bukan jihad. Perhatikan hadits berikut
"Orang yang melakukan bunuh diri dengan menikam dirinya dengan besi (pedang) yang ada ditangannya, maka dia akan ditikam dengan pedang itu pada tubuhnya di neraka dan dia tetap di dalamnya (di neraka) selamanya. Barangsiapa mengambil racun dan membunuh diri dengannya, maka dia akan meminum racun itu di neraka dan dia tetap berada di dalamnya (di neraka) selamanya. Barangsiapa melemparkan diri dari atas gunung dan membunuh dirinya dengan cara itu, maka dia akan jatuh di dalam neraka dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya." (Riwayat Al Bukhari)
Dengan memperhatikan hal-hal diatas, apakah Amrozi cs beserta fans-nya yang meng-elu-elukannya masih bangga dengan perbuatannya tersebut. Apakah mereka tidak takut dengan ancaman dosa tersebut. Sekali lagi buat para Amrozi cs beserta pengikutnya lebih baik kalian banyak belajar lagi tentang apa yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW, lha wong memahami Islam secara murni seperti apa yang diajarkan Rosulullah aja kalian tidak becus kok malah bikin onar dan malah perbuatan kalian sama saja menjelek-jelekkan Islam sendiri, bukannya membelanya.
Hal-hal diatas merupakan kejelekan Amrozi cs yg wajib kita jauhi. Kemudian tokoh yang kedua adalah mbah roso yg terkenal dengan iklan "ketik REG[spasi]PRIMBON nya". Tak jauh beda dengan Amrozi. mungkin bisa dikatakan lebih parah, lha kok bisa? berhubung saya masih jaga2 energi biar tidak cepat lelah, maka InsyaAllah saya lanjutkan ke postingan berikutnya....




Bagus postingnya, kalau ada pendukung Amrozi bisa terjadi diskusi yang berat nih.
Tapi apa non muslim di bali yang sedang kongkow2 dengan minuman kerasnya itu dan pakaian yang......... termasuk orang yang terikat perjanjian ? Bukankah yang terikat perjanjian itu ada di negeri madinah yang emang non muslimnya menghormati yang muslim?
versus berarti duel maut antara amrozy ama mbah roso dong ry
versus berarti duel maut antara amrozy ama mbah roso dong ry
@abibakar : thanks mas Abi
@Anonim : ya, mereka kaum kafir saat kejadian termasuk orang yang dalam terikat perjanjian, dalam artian mereka terikat perjanjian dengan pemerintah, dimana mereka mempunyai haq dalam mendapatkan perlindungan pemerintah dan mematuhi peraturan pemerintah Indonesia yang berlaku. Ditambah juga mereka termasuk dalam kaum kafir dzimmi yang secara Islam diharamkan untuk diperangi. Sedangkan mereka (yg di Bali) tidak menabuh genderang perang dengan umat muslim, lain halnya dengan yang di Timur tengah, ketika genderang perang telah di tabuh oleh pemerintah yg sah. Sedangkan untuk cara yg Amrozi lakukan pun termasuk cara yang sangat di haramkan Allah SWT, yaitu dengan "Bunuh diri", dalam keadaan apapun dan kondisi apapun juga kita tetap sangat dilarang untuk melakukan "bunuh diri", walaupun itu jihad sekalipun.
"Bukankah yang terikat perjanjian itu ada di negeri madinah yang emang non muslimnya menghormati yang muslim?"
jawab: Dalam hal ini tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa perjanjian tersebut hanya berlaku untuk negeri madinah, jadi perjanjian tersebut berlaku secara umum yaitu untuk semua negeri muslim di seluruh dunia. Dan ingat, apakah di waktu kejadian Amrozi yakin bahwa di tempat kejadian dan sekitarnya tidak ada umat muslimnya? Apabila sampai ada satu saja orang muslim yg menjadi korban, berarti Amrozi telah membunuh sesama musimnya.
Allah berfirman, “Dan barangsiapa membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya adalah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa’: 93)
bner, saya stuju sekali.. kcualin suatu negara diserang sperti afghanistan dan irak, baru dktakan jihad ktika mlawan.. krena mmprthankan wlyah itu wajib!! Dan ktika brprang mka ia mati, maka matinya syahid... Bukan dengan mmbnuh ssma saudara...
duh kalo ini om gak berani komen macem2 nih :)